Suka Makan Daging Kodok? Waspadai Risiko Kesehatan Ini

Di sejumlah lokasi di Tanah Air, masih ada orang yang menyukai konsumsi daging kodok. Buat mereka, daging kodok miliki rasa yang enak sama seperti daging ayam atau daging hewan yang lain. Namun, sebaiknya memang kita tak asal-asalan dalam konsumsi daging kodok sebab bisa jadi perihal ini menyebabkan datangnya soal kesehatan.

Daging kodok terhitung pada bahan makanan yang kaya protein. Web Food Weight menuturkan jika di tiap 100 gr daging kodok miliki protein sekitar 16.4 gr serta lemak sekitar 0.3 gr. Perihal ini bermakna, acapkali konsumsi daging kodok terlalu berlebih dapat menyebabkan kenaikan berat tubuh.

Sebagai soal yakni, dari kira-kira 150 type kodok yang dapat diketemukan di Indonesia, cuma ada kira-kira 10 type saja yang dikira aman untuk dikonsumsi serta tak miliki toksin. Bila sampai kita konsumsi kodok yang beracun, karena itu kemungkinan untuk terserang masalah pencernaan, keracunan, atau soal kesehatan yang lain juga bertambah.

Gak cuma toksin, di daging kodok pula sering diketemukan cacing yang amat beresiko buat kesehatan badan kita. Tidak hanya itu, kandungan lain yang dapat diketemukan dalam daging kodok bisa juga menyebabkan datangnya penyakit kanker bila sangat sering untuk dikonsumsi.

Ahli kesehatan pula mewanti-wanti tersedianya peluang daging kodok miliki kandungan beracun yang dapat membawa dampak efek tidak baik buat kesehatan ginjal, utamanya dalam soal tingkatkan kemungkinan terserang tidak sukses ginjal yang amat beresiko. Tidak hanya itu, organ hati bisa juga alami masalah bila kita acapkali memakannya.

Daging kodok masih berubah menjadi hal yang polemis. Gak cuma di di dunia medis, di dunia agama daging ini pula masih berubah menjadi diskusi. Memandang tersedianya perihal ini, sebaiknya memang kita gak memakannya untuk mempertahankan kesehatan badan.

About: admin


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *